Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memimpin langsung rapat pleno tingkat Sumatera Utara (Sumut) dalam memilih kader yang dicalonkan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tingkat provinsi.
"Ini untuk pertama kali dan satu-satunya rapat (pleno tingkat provinsi) dipimpin ketua umum," kata Aburizal di Medan, Selasa (19/8/2014).
Aburizal mengaku cukup banyak alasan yang menyebabkan dirinya turun langsung dalam memimpin rapat pleno untuk memilih kader yang akan menjadi Ketua DPRD Sumut itu.
Alasan yuridis adalah ketentuan Pasal 5 ayat (4) Pedoman Pemilihan dan Penetapan MPR, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota yang dihasilkan dalam Rapimnas V Partai Golkar tahun 2013.
Alasan lain karena Partai Golkar meraih kemenangan di Sumut sehingga mampu meraih posisi DPRD tingkat provinsi.
Kemenangan tersebut juga mengantarkan Partai Golkar mendapatkan posisi ketua DPRD di 13 kabupaten/kota dan wakil ketua DPRD di 15 kabupaten/kota di Sumut.
"Karena jumlahnya cukup banyak, saya memimpin langsung rapat (pleno) ini," katanya.
Ketika rapat pleno tersebut diskors, Aburizal bercanda dengan menyebutkan dirinya memiliki keturunan asal dari umut sebagai alasan untuk memimpin langsung rapat pleno Partai Golkar Sumut itu.
"Ketepatan, ibu saya orang Sumut," kata mantan Menko Kesra itu sambil tertawa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara