Suara.com - Wasit NBA yang baru saja menyatakan pensiun, Dick Bavetta, adalah sosok luar biasa sekaligus menjadi salah satu saksi hidup perjalanan liga basket profesional AS tersebut. Mulai dari perubahan organisasi, peraturan, kemunculan dan kepergian bintang-bintang hebat, torehan prestasi luar biasa dan sebagainya, turut disaksikan Bavetta.
Berusia 74 tahun dan telah menjalani tugasnya selama 39 tahun, berikut hal-hal penting dan hebat yang telah terjadi di seputar NBA dan dunia basket AS, sepanjang Bavetta bertugas:
-ABA dan NBA resmi bergabung menjadi satu wadah (kompetisi) resmi pada 1976.
-NBA mulai menambahkan aturan dan garis tembakan tiga angka (three-point) pada musim kompetisi 1979-1980.
-Persaingan antara Larry Bird dan Magic Johnson sepanjang karier NBA mereka, yang meneruskan rivalitas legendaris antara Boston Celtics dan LA Lakers.
-Michael Jordan mulai kuliah di University of North Carolina pada 1981, turut memenangi kejuaraan basket nasional mahasiswa pada 1982, lalu resmi direkrut Chicago Bulls pada 1984. Dia lalu memenangi tiga gelar NBA bersama Bulls, istirahat dua tahun dan memilih bermain bisbol, kembali ke Bulls lalu memenangi lagi tiga gelar juara, pensiun lagi sebagai "Pemain Terhebat Sepanjang Masa", sempat tampil lagi untuk Washington Wizards, akhirnya pensiun lagi, lalu membeli klub Charlotte Bobcats.
-LeBron James lahir pada tahun 1984, menjadi wajah sampul majalah Sports Illustrated di usia 16 tahun, direkrut sebagai pilihan pertama dari SLTA oleh Cleveland Cavaliers pada 2003, pindah ke Miami Heat pada 2010, sempat jadi sosok paling dibenci di dunia basket AS, disukai lagi, lalu memenangi dua gelar juara bersama Heat secara beruntun sebelum berusia 29 tahun.
-David Stern menggantikan Larry O'Brien sebagai Komisioner NBA pada 1984, lalu memimpin liga tersebut selama 30 tahun, sebelum akhirnya tahun ini menyerahkannya kepada Adam Silver.
-Tim basket AS di Olimpiade 1992 menjadi kesempatan pertama dibolehkannya para bintang NBA ikut tampil, yang sejak itu memastikan mereka meraih medali emas (kecuali di Athena 2004) hingga dua tahun lalu di London.
-Dua bintang besar, Shaquille O'Neal dan Kobe Bryant, bergabung di Lakers tahun 1996, memenangi tiga gelar juara dari tahun 2000 sampai 2002, lalu berpisah. O'Neal lantas meraih satu gelar juara lagi di Heat, sedangkan Bryant mendapatkan dua lagi bersama Lakers. O'Neal akhirnya pensiun dan kini menjadi analis studio utuk program "Inside the NBA"-nya TNT.
Tentu saja, catatan di atas hanyalah sebagian di antara hal-hal penting yang terjadi di NBA sepanjang puluhan tahun ini. Sesuatu yang tampaknya pantas membuat Bavetta, sang wasit legendaris bangga, karena senantiasa turut serta di dalamnya. [USA Today]
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan