Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari, mengimbau kepada semua pihak untuk dapat menerima keputusan sidang sengketa pemilu presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi pada Kamis (20/8/2014).
"Semua pihak harus menerima hasil sidang MK nanti. Karena keputusannya itu final dan mengikat," kata Hajriyanto di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Partai Golkar, sebagai pendukung Prabowo Subianto-Hatta, sudah siap untuk menerima apapun keputusan hakim konstitusi.
"Harus menerima hasilnya dong. MK Itu kan oleh konstitusi punya kewenangan," kata Hajriyanto.
Hajriyanto yakin hakim MK dapat memutuskan sidang secara adil.
"Kami meyakini MK cukup dapat tampil dengan independen dan imparsial tidak ada alasan untuk tidak menerima. Sidangnya terbuka, orang dapat melihat secara langsung atau mengikuti siaran live televisi," katanya.
Sedangkan kader Golkar Tantowi Yahya mengatakan optimistis kubu Prabowo-Hatta akan menang karena sudah mengajukan saksi ahli yang berintegritas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi