Suara.com - Sepertinya tugas pasukan pengamanan presiden (paspampres) saat mengawal presiden baru Joko Widodo bakal lebih repot dari presiden sebelumnya. Pasalnya meskipun belum dilantik, Jokowi sudah lebih dulu menyatakan tak mau diatur oleh protokoler paspampres.
"Wong namanya itu kan kita yang ngatur. Masa saya yang diatur Paspampres. Masa saya yang diatur protokol. Nggak kebalik?" kata Jokowi di Jakarta, Jumat (22/8/2014).
Gubernur DKI Jakarta ini juga mengaku tidak mengetahui hari ini, adanya agenda penyerahan anggota Paspampres di KPU pada pukul 14.00 WIB untuk pengamanan dirinya nanti.
"Saya tidak tahu. Kamu sudah lihat belum?" ujarnya.
Siang ini KPU melakukan serah terima Polri kepada Pasukan pengamanan Presiden (Paspampres).
Saat ini pengamanan Jokowi terdiri dari dua lapis. Lapis pertama, sebanyak 30 personel yang terdiri dari Brimob, Intelkam dan Pengamanan Obyek Vital.
Lapis kedua, yakni terdiri dari personel dari Satgaspus 5 Mabes. Mereka berasal dari berbagai satuan, yakni Bareskrim, Lalu Lintas dan Pengamanan Obyek Vital.
Pengamanan ini merupakan instruksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengamankan kandidat calon presiden dalam Pilpres 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas