Suara.com - Organisasi Kerja sama Islam (OKI) mengecam pemenggalan wartawan Amerika Serikat James Foley oleh pejuang Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).
"Tindakan-tindakan yang dilakukan ISIS tidak memiliki hubungan dengan nilai-nilai Islam. Tindakan mereka menentang prinsip-prinsip dasar OKI", kata Sekretaris Jenderal OKI, Iyad Madani Ameen, dalam satu pernyataan, Jumat (22/8/2014).
Dia menambahkan bahwa prinsip-prinsip yang menjadi dasar dari organisasi ini antara lain seruan untuk membangun budaya toleransi di antara masyarakat.
Medani menyatakan belasungkawa kepada keluarga Foley, Presiden AS Barack Obama dan juga rakyat AS. Tak hanya itu, dirinya juga menyatakan belasungkawa kepada ratusan keluarga Muslim dan Kristen yang kerabatnya tewas oleh kelompok ISIS.
Ia menegaskan bahwa OKI mendukung upaya internasional yang memerangi kelompok teroris yang tidak menghormati martabat manusia dan melakukan pelanggaran ajaran toleransi Islam.
OKI , katanya, juga menyambut gagasan penyelenggaraan konferensi internasional untuk memerangi ISIS. (Antara)
Berita Terkait
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Sunscreen Ozzaskin untuk Umur Berapa? Biasa Dipakai Ayu Ting Ting dan Bilqis ke Sekolah
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival