Suara.com - Empat terdakwa kasus sodomi bocah TK Jakarta International School (JIS) yang menghadapi sidang dakwaan hari ini, Rabu (27/8/2014), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tidak mau mengakui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian.
Patra M. Zen, selaku Kuasa hukum terdakwa kasus sodomi Jakarta International Scholl (JIS) mengungkapkan, para terdakwa membantah semua yang ada di Berita Pemeriksaan Acara (BAP).
Pengacara terdakwasa Patra Zen mengungkapkan, semua kliennya melakukan persis seperti seorang terdakwa yang sudah disidangkan kemarin, Agun Iskandar, mencabut BAP dalam persidangan.
Surat pencabutan, menurut Patra juga sudah disampaikan ke Hakim.
"Sudah diberikan ke majelis, dan dimasukkan dalam berkas, nanti pertimbangan majelis tersendiri," papar Patra.
Sebelumnya juga disampaikan kalau para terdakwa mengaku tidak ada yang mengerti dakwaan Jaksa. Salah seroang diantranya bahkan mengaku yakin bakal dibebaskan.
Kelima terdakwa yakni Zainal Abidin, Virgiawan Amin alias Awan, Syahrial, Agun Iskandar dan Afrisha Setyani dijerat dengan Pasal 82 uu 23 th 2002 tentang perlindungan anak Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP, pasal 64 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Kemkomdigi Normalkan Akses Grok di X dengan Syarat Ketat dan Pengawasan Berkelanjutan
-
LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
-
Waspada! Pos Angke Hulu Siaga 3 Gegara Hujan Deras, Jakarta Sempat Tergenang
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Anggaran Bencana Dipangkas Drastis, Legislator PDIP Ini Desak Kemensos Tinjau Ulang
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana