Suara.com - Pengamat Politik Ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, mengatakan bahwa Koalisi Merah Putih berpeluang besar memakzulkan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kala lewat jerat kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM)
Jika pemerintahan Jokowi-JK benar-benar menaikkan harga BBM sehingga sama dengan harga pasar, maka akan ada celah bagi Koalisi Merah Putih untuk menurunkan Jokowi dari kursi presiden.
"Kalau Jokowi-JK menghitung secara salah kenaikan harga BBM dan ternyata dalam hitung-hitungan kelompok Koalisi Merah Putih harga itu dekat dengan harga pasar, maka Jokowi-JK berpeluang besar dimakzulkan," beber Noorsy.
Pemakzulan dimungkinkan, menurut Noorsy, karena konstitusi mengatur bahwa harga BBM harus ditetapkan pemerintah dan tidak boleh mengikuti harga pasar.
"Kenapa? Karena Mahkamah Konstitusi sudah menetapkan bahwa harga BBM diatur oleh pemerintah, berarti tidak boleh tunduk pada mekanisme pasar," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim