Suara.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan menyerang Arab Saudi. Serangan itu akan dilakukan pada Hari Raya Idul Adha yang merupakan puncak dari kegiatan naik haji.
Berdasarkan informasi dari laman Alaan, kelompok ISIS baru saja mendapatkan pasokan senjata dan uang dari Al Qaeda. ISIS menargetkan Arab Saudi yang merupakan sekutu dari negara Barat.
Jatuhnya Arab Saudi ke tangan ISIS akan menjadi sebuah pukulan telak bagi negara-negara Barat terutama Amerika Serikat. Karena itu, lima negara di Jazirah Arab diminta untuk bekerja sama dengan Arab Saudi untuk memberikan informasi tentang ISIS.
Qatar sudah bersedia untuk memberikan informasi terkait aktivitas kelompok militan tersebut kepada Arab Saudi. Sedangkan Mesir dan Yordania akan melakukan segala cara untuk mencegah transfer uang ke rekening kelompok militant tersebut.
Kelompok ISIS sudah menguasai lima provinsi di Irak dan sejumlah wilayah di Suriah. Kelompok itu ingin membangun negara kalifah di Timur Tengah. Mereka mengancam semua komunitas termasuk Syiah, Sunni, Kurdi, Kristen, Izadi Kurdi dan komunitas lainnya.
Kelompok itu juga menyebar video di dunia maya yang memperlihatkan aksi pembantaian muslim Syiah di Irak. Sejumlah pejabat tinggi di Irak menyalahkan Arab Saudi, Qatar dan sejumlah negara Persia lainnya karena membiarkan teroris berkembang di negara tersebut. (AlArabiya)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan