Suara.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan menyerang Arab Saudi. Serangan itu akan dilakukan pada Hari Raya Idul Adha yang merupakan puncak dari kegiatan naik haji.
Berdasarkan informasi dari laman Alaan, kelompok ISIS baru saja mendapatkan pasokan senjata dan uang dari Al Qaeda. ISIS menargetkan Arab Saudi yang merupakan sekutu dari negara Barat.
Jatuhnya Arab Saudi ke tangan ISIS akan menjadi sebuah pukulan telak bagi negara-negara Barat terutama Amerika Serikat. Karena itu, lima negara di Jazirah Arab diminta untuk bekerja sama dengan Arab Saudi untuk memberikan informasi tentang ISIS.
Qatar sudah bersedia untuk memberikan informasi terkait aktivitas kelompok militan tersebut kepada Arab Saudi. Sedangkan Mesir dan Yordania akan melakukan segala cara untuk mencegah transfer uang ke rekening kelompok militant tersebut.
Kelompok ISIS sudah menguasai lima provinsi di Irak dan sejumlah wilayah di Suriah. Kelompok itu ingin membangun negara kalifah di Timur Tengah. Mereka mengancam semua komunitas termasuk Syiah, Sunni, Kurdi, Kristen, Izadi Kurdi dan komunitas lainnya.
Kelompok itu juga menyebar video di dunia maya yang memperlihatkan aksi pembantaian muslim Syiah di Irak. Sejumlah pejabat tinggi di Irak menyalahkan Arab Saudi, Qatar dan sejumlah negara Persia lainnya karena membiarkan teroris berkembang di negara tersebut. (AlArabiya)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL