Suara.com - Seiring gelombang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini di berbagai lembaga di Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pun turut membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk mengabdikan dirinya. Termasuk di antara lowongan yang tersedia adalah sebanyak 150 formasi jabatan calon diplomat, serta 25 BPKRT (Bendahara dan Penata Kerumahtanggaan) bagi para pelamar yang memenuhi syarat.
Sebagaimana disampaikan pihak Kemlu melalui rilisnya, Selasa (2/9/2014), para CPNS nantinya akan dididik untuk menjadi calon-calon Diplomat dan BPKRT, yang akan bertugas baik di kantor Kemlu pusat maupun di perwakilan RI di luar negeri. Pendaftaran secara online sendiri telah dibuka mulai tanggal 1 September, hingga terakhir pada 15 September 2014 mendatang.
Disebutkan, persyaratan bagi pelamar Pejabat Diplomatik dan Konsuler (PDK) antara lain adalah lulusan sarjana S-1, Master/Magister (S-2) atau Doktor (S-3), baik dari jurusan Ilmu Sosial, Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, maupun Ilmu Pengetahuan Budaya/Sastra (Arab, Cina, Inggris, Jepang, Jerman, Korea, Perancis, Rusia). Pelamar harus merupakan lulusan dari perguruan tinggi negeri, swasta, atau luar negeri yang terakreditasi.
Sementara untuk persyaratan bagi pelamar Pengadministrasi Keuangan/Pengadministrasi Anggaran/Verifikator dan Bendahara adalah lulusan D-III di bidang Akuntansi, Manajemen, Administrasi Negara dan Administrasi Niaga, juga dari perguruan tinggi yang terakreditasi. Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan, diharuskan melakukan registrasi online melalui situs Panitia Seleksi Nasional di alamat https://panselnas.menpan.go.id. Setelah itu, pelamar diwajibkan untuk melakukan registrasi online di situs https://e-cpns.kemlu.go.id, di mana persyaratan lebih lengkap juga bisa dilihat.
"Sebagaimana pelaksanaan seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan seleksi tahun 2014 juga akan dilaksanakan secara ketat dan transparan, serta bebas dari KKN," ungkap Ketua Panitia Seleksi CPNS TA 2014 yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemlu, Y Kristiarto S Legowo.
"Kami akan berupaya agar setiap tahapan seleksi dilaksanakan untuk memastikan bahwa setiap CPNS yang direkrut sesuai dengan kebutuhan Kemlu dan misi Perwakilan RI di luar negeri," sambungnya.
Disebutkan pula, Kemlu merupakan salah satu instansi pemerintah yang memprioritaskan jalannya proses seleksi yang dapat dipercaya. Sejak tahun 2009, proses seleksi CPNS Kemlu disebut telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 sebagai bukti pelaksanaan yang transparan dan kredibel. [Kemlu]
Berita Terkait
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!
-
Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk
-
Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya
-
Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti
-
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda
-
Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi
-
Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara