Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi baru saja menetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sebagai tersangka dalam kasus korupsi di Kementerian ESDM.
Jero Wacik bukan Menteri pertama dari Partai Demokrat yang terjerat dalam kasus korupsi. Pada Desember 2012, KPK membuat gebrakan dengan menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek Hambalang.
Andi menjadi menteri aktif pertama yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Selang satu hari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Andi Mallarangeng langsung mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menpora.
“Saya ingin membantu bapak Presiden SBY untuk menjalankan pemerintahan, tapi dengan diumumkannya saya sebagai tersangka oleh KPK, saya tidak mungkin lagi menjalankan tugas-tugas saya secara efektif,” ujar Andi, ketika itu dalam keterangan pers di Gedung Kemenpora, Jumat (7/12/2012).
Selain mengundurkan diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi mengatakan juga mengundurkan diri dari dari jabatan sebagai sekretaris dan anggota Dewan Pembina serta sekretaris dan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Jero Wacik belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK. Presiden SBY seharusnya segera mengambil keputusan yang cepat yaitu menonkatifkan Jero Wacik sebagai Menteri ESDM.
Hal itu pernah dilakukannya ketika Menteri Agama Suryadharma Ali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi haji. Status tersangka Jero Wacik ini menambah panjang daftar kader Partai Demokrat, pemenang pemilu 2009, yang terlibat kasus korupsi. Sebelumnya, Angelina Sondakh, Nazaruddin, Amrun Daulay yang semuanya anggota DPR periode 2009-14 sudah dijerat aparat hukum dalam kasus korupsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!