Suara.com - Usai kembali menaiki puncak podium pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone, hampir dua pekan lalu, Marc Marquez kini menatap kemenangan berikutnya di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, San Marino. Telah memenangi 11 dari 12 balapan sejauh ini di 2014, kemenangan di Misano bisa memastikan Marquez selangkah lagi memastikan kembali jadi Juara Dunia MotoGP.
Marquez sendiri sudah pernah mrasakan tiga kali kemenangan di Misano, namun itu bukan di MotoGP. Tahun lalu, saat dia pertama kalinya melaju di sirkuit tersebut di kelas MotoGP, dia hanya mampu berada di posisi kedua di belakang Jorge Lorenzo. Kini, dia jelas membidik posisi terdepan di balapan ke-13 ini, dengan syarat antara lain set up sempurna pada motor, serta cuaca yang bersahabat.
"Senang bisa kembali berada di puncak podium di Silverstone kemarin. Tim kami melakukan pekerjaan yang hebat saat itu," ujar pebalap tim Repsol Honda itu.
"Sekarang kami bersiap untuk Misano, yang merupakan sirkuit lebih pendek dan lebih lambat dibanding sirkuit-sirkuit lain dalam kalender balapan. Kami harus bekerja keras sejak Jumat demi memastikan set up yang tepat pada motor, guna kebutuhan pengereman di lintasan yang berbelok-beok ini. Dan mari berharap cuacanya juga bagus," sambungnya.
Rekannya, Dani Pedrosa, juga mengungkapkan komentar yang senada menjelang balapan di Misano akhir pekan ini. Pebalap yang kini masih berada di posisi kedua klasemen, sekaligus satu-satunya yang sempat merebut kemenangan (di GP Ceko) dari Marquez, ini juga menyatakan bahwa kuncinya adalah set up motor.
"Saya siap menghadapi Misano akhir pekan ini. Selalu ada kerumunan hebat orang-orang sepanjang tiga hari di sana, dengan atmosfer keren dari para penonton Italia. Semoga saja kita mendapatkan cuaca bagus sejak Jumat, sekaligus menjalani segalanya di jalur yang tepat," tuturnya.
"Balapannya melibatkan putaran (lap) yang pendek, namun sangat intens dengan banyaknya titik-titik untuk mendahului. Dan lintasan juga cukup bergelombang, jadi set up merupakan kuncinya. Mari berharap untuk balapan yang hebat," tandasnya. [MotoGP.com]
Berita Terkait
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC