Suara.com - Kepolisian Resor Lebak telah menangkap pelaku pembuang bayi di tempat persembunyianya di daerah Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
"Pelaku berinisial LL membuang bayi di semak belukar hingga meninggal dunia di Desa Sumberwaras, Kecamatan Malingping pada Mei 2014 lalu," kata Kepala Kepolisian Resor Lebak Ajun Komisaris Besar Mulia Nugraha di Rangkasbitung, Jumat (12/9/2014).
Mulia mengatakan, tertangkapnya pelaku itu atas kerja keras aparat kepolisian selama tiga bulan terakhir, dengan melakukan penyelidikan kasus pembuangan bayi itu.
Sebelumnya diberitakan, seorang bayi perempuan dilaporkan meninggal setelah dibuang oleh ibu kandungnya.
Pelaku membuang bayi yang diduga hasil hubungan gelap. Pelaku yang adalah seorang janda satu anak itu diduga merasa malu pada masyarakat lalu membuang bayinya.
Oleh karena itu, katanya, kepolisian terus melakukan penyelidikan dan menemukan titik terang setelah menerima informasi dari warga dan diketahui ciri-ciri pelaku.
"Kami langsung bergerak dan menangkap pelaku pembuang bayi di daerah Sukabumi," katanya.
Ia menjelaskan saat ini pelaku pembuang bayi itu sudah ditahan di Mapolres Lebak untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.
Pelaku kini menjalani pemeriksaan secara intensif karena tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain.
Saat ini, tersangka mengakui perbuatannya kepada penyidik dan siap menjalani proses hukum.
"Kami menangkap pelaku itu sebagai buruh pabrik di daerah Sukabumi, Jawa Barat," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target
-
Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP
-
Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
-
Emil Audero Berstatus Pinjaman di Rayo Vallecano? Singkirkan Kiper Portugal dan Argentina
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo