Suara.com - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia masih menyelidiki motif empat warga Turki memasuki wilayah Sulawesi Tengah.
Keempat orang asing itu, masing-masing bernama A. Basyit, A. Bozoghlan, A. Bayram, A. Zubaidan. Mereka sudah ditangkap petugas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror karena diduga akan bergabung dengan kelompok teroris Poso di bawah kelompok Santoso.
"Saya belum tahu latar belakang mereka, sudah berapa lama tujuannya untuk apa, saya belum tahu karena masih dalam proses penyidikan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny F Sompie, Minggu (14/9/2014).
Selain menangkap mereka, polisi juga menangkap tiga WNI di lokasi yang sama.
Ketiga WNI tersebut, masing-masing bernama Saiful Priatna alias Ipul (29), warga Tawaili, Palu Utara. Saiful diduga ikut menyembunyikan DPO teroris Mukhtar alias Romi. Kemudian M Irfan (21) dan Yudit Chandra alias Ichan (28), warga Tawaili Palu Utara. Mereka diduga berperan sebagai penjemput empat orang Turki di Makassar.
Tuduhan terhadap ketujuh orang itu sangat berat, yaitu terlibat jaringan teroris.
Ketujuh orang tersebut sudah diterbangkan ke Jakarta. Saat ini, mereka sudah berada di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk diperiksa.
"Saya belum dapat informasi tentang mereka mau ditahan dimana, karena Densus 88 masih konsentrasi untuk mengembangkan tentang latarbelakang mereka," kata Ronny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius