Suara.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron, Sabtu (13/9/2014) waktu setempat mengatakan pembunuhan pekerja kemanusiaan, David Haines oleh pihak IS (Negara Islam) atau ISIS, adalah satu tindakan yang sangat jahat.
Ia juga berjanji akan menyeret para pembunuh ke pengadilan walaupun memerlukan waktu lama.
"Ini adalah satu pembunuhan tercela dan mengerikan terhadap seorang pekerja sosial yang tidak bersalah. Ini adalah satu tindakan kejahatan,” katanya dalam satu pernyataan yang dikeluarkan kantor perdana menteri.
Cameron juga menyampaikan kepada pihak keluarga David Haines agar tabah atas cobaan tersebut.
“Saya bersimpati pada keluarga David Haines yang telah menunjukkan keberanian yang luar biasa. Dan semoga diberikan ketabahan sepanjang cobaan berat ini," katanya.
Ia juga menyatakan berjanji akan mengerahkan segala kekuatan untuk menangkap pembunuhnya dan menyeret ke pengadilan.
"Kita akan melakukan segala usaha sekuat tenaga kita untuk memburu dan menangkap para pembunuh ini dan menyeret mereka ke pengadilan, betapa lamapun waktu yang dibutuhkan." (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari