Suara.com - Militer AS melakukan serangan udara ke kawasan barat daya Negara Islam Baghdad, demikian dikatakan oleh Komando Sentral AS, Senin (15/9/2014) waktu setempat.
Aksi militer AS merupakan salah satu wujud dari upaya Presiden AS Barack Obama dalam mengatasi kelompok militan yang yang telah menguasai sebagian besar wilayah Irak dan negeri tetangga, Suriah.
"Serangan udara ke barat daya Baghdad adalah serangan pertama yang dilakukan sebagai bagian dari upaya kami melindungi masyarakat dan misi kemanusiaan untuk menggempur Negara Islam," kata Komando Pusat.
Saat ini, AS sedang meningkatkan respon secara militer terhadap kelompok garis keras itu, terutama setelah terjadi pemenggalan terhadap beberapa sandera asal negara Barat.
Sebelumnya, Obama mengatakan akan mengucurkan “bantuan militer dengan segera” untuk pemerintah Irak dan pemerintah Kurdistan senilai 25 juta dolar AS atau sekitar Rp296 miliar.
Dana ini dikeluarkan pemerintah AS untuk membantu pendidikan dan pelatihan militer bagi pasukan militer Irak dan Kurdistan.
Beberapa waktu yang lalu, militer AS juga telah melancarkan serangan udara di Irak dan menempatkan sekitar 1.000 pasukan militer di sana. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf