Suara.com - Tujuh penumpang longboat yang tenggelam pada Minggu (14/9/2014) di Perairan Sanan kabupaten itu hingga saat ini belum ditemukan. Tim penyelamat hingga kini masih terus melakukan pencarian trehadap tujuh penumpang.
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Hadi Wiyono ketika dihubungi dari Sanana, Selasa (16/9/2014), saat memimpin pencarian korban mengatakan, Tim SAR dengan menggunakan delapan speedboat masih terus melakukan pencarian terhadap tujuh penumpang longboat yang hilang.
Pencarian pada hari kedua dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi di sekitar tempat kejadian musibah.
Longboat yang memuat 35 penumpang termasuk nahkoda Bahri Lesi, tenggelam dalam pelayaran dari Mangole ke Sanana, mengakibatkan 14 penumpang tewas, tujuh penumpang hilang dan 14 lainnya selamat.
Hadi menyatakan, ketujuh penumpang longboat yang hilang tersebut adalah Putri Pora, Givar Pora, Rifaldi Pora, Julfikar Pora, Buryanid Pora dan Reva Seknun yang semuanya warga Mangole.
Penyebab tenggelamnya longboat tersebut masih dalam penyelidikan, namun diduga akibat kelebihan muatan. Selain memuat 35 penumpang, longboat itu juga memuat 10 karung kopra.
Ia mengatakan nahkoda longboat tersebut bernama Bahri Lesi belum ditetapkan sebagai tersangka karena petugas belum memeriksa para penumpang yang selamat sebagai saksi, karena semuanya masih dalam keadaan trauma dan berduka. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan