Suara.com - Sebanyak 20 unit alat berat dikerahkan mengeruk sejumlah sungai di Jakarta, guna mengantisipasi datangnya musim hujan yang diperkirakan akan mulai bulan Oktober mendatang.
"Saat ini, pengerukan sungai di empat titik sedang berjalan dan diharapkan pengerukan selesai awal bulan depan," kata Koordinator Kali dan Waduk Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Heryanto, di Jakarta, Jumat (19/9/2014).
Ia menjelaskan, menjelang musim hujan tahun ini, empat unit alat berat dikerahkan untuk masing-masing sungai, yaitu Sungai Ciliwung, Sunter, Grogol dan sungai di Tanah Abang.
"Saat ini, sebagian sungai itu sudah dalam yang sebelumnya sungai itu dangkal karena tumpukan lumpur, pohon-pohon kayu dan tumpukan sampah rumah tangga dan pasar di sungai itu," ujarnya.
Ia mengatakan, dalam percepatan pengerukan untuk memperdalam sungai, petugas terkendala banyaknya bangunan, rumah warga di bantaran sungai tersebut.
"Proses pengerukan sungai memang agak lambat karena petugas harus membongkar bangunan liar di sepanjang bantaran sungai itu," ujarnya.
Menurut dia, selama musim hujan selalu terjadi musibah banjir karena sungai tidak mampu menampung air hujan dan kiriman air di hulu sungai. Sehingga jika tidak dilakukan pengerukan, maka kemungkinan terjadi banjir semakn besar.
Menurutnya, sejumlah sungai di Jakarta telah mengalami pendangkalan, dan pendangkalan yang sudah parah pada akhirnya masyarakat yang dirugikan. Untuk itu, ia mengharapkan semua pihak membantu proses ini agar pengerukan sungai sudah bisa diselesaikan sebelum musim hujan tiba.
"Pada saat musim hujan, petugas tentu akan mengalami kesulitan mengeruk sungai tersebut, untuk itu diharapkan dukungan semua pihak, misalnya masyarakat tidak menghambat proses pengerukan sungai dengan merelakan bangunan yang dibangun di bantaran sungai dibongkar petugas," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
-
Motorola Razr Fold Resmi Dijual Rp26 Jutaan, HP Lipat dengan Baterai Besar dan Layar 8,1 Inci
-
BRIvolution Reignite Makin Akseleratif, Perkuat Danantara sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras
-
Apakah Chemical Sunscreen Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Rekomendasinya yang Terbaik
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu
-
52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu