Suara.com - Beruntung sekali Karina Chikitova, balita umur tiga tahun ini selamat dari maut dan mampur bertahan hidup selama 12 hari dari alam liar hutan Siberia, Rusia, yang tekenal amat dingin dan sering di bawah nol derajat celcius.
Karina ditemukan tengah berlindung dalam sebuah lubang di rerumputan dalam kondisi kekurangan gizi.
Dia juga diduga selamat berkat anjingnya, Nadia, yang terus melindunginya agar tetap hangat selama lebih dari sepekan. Nadia, anjing pintar itu sempat meninggalkan Karina untuk mencari bantuan buat Karina.
Karina menghilang saat ikut berburu beruang dan srigala bersama ayahnya di dalam hutan di kawasan Republik Sakha. Namun Karina beruntung karena Nadia menemaninya saat dia tersesat.
Nadia tetap berusaha membuatnya hangat di tengah temperatur dingin Siberia. Setelah lebih dari sepekan, Nadia memutuskan meninggalkan Karina dan kembali dengan bantuan.
Tidak diketahui apa yang dia makan selama dia tersesat bersama anjing kesayangannya itu. Tapi yang pasti dia diketahui kekurangan gizi akut.
“Dia dibesarkan dekan dengan alam liar dan Karina gadis yang kuat. Inilah yang membuatnya selamat,” kata Fedora Gogoleva yang merawat Karina.
Kini kondisinya mulai pulih setelah sebulan dalam perawatan dan nafsu makannya juga telah kembali, namun demikian Karina masih diawasi oleh psikolog.
Selain karena pertolongan Nadia, kelompok penolong juga ambil bagian dari pencarian selama 12 hari.
Jejak kaki Karina sempat ditemukan di tepi sungai, kemungkinan saat dia mencari minum. Saat itulah para penyelamat juga mendapat penanda dari anjing tersebut dan mencari di sekitar area, baru sehari berikutnya Karina berhasil ditemukan. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat