Suara.com - Sebuah bom mobil meledak di pos pemeriksaan kelompok Hizbullah di Lebanon timur Sabtu (20/9/2014). Sebuah sumber keamanan, ledakan itu terjadi dekat desa Khraibeh di Lembah Bekaa Lebanon, satu daerah yang sering dilanda aksi kekerasan akibat perang saudara di Suriah yang meluas ke negara tetangganya.
Sementara stasiun televisi Al-Manar, yang dikelola Hizbullah membantah laporan media lokal bahwa tiga anggota kelompoknya tewas. Stasiun televisi itu tidak memberikan informasi lebih jauh mengenai ledakan itu.
Belum jelas siapa yang berada dibelakang ledakan itu. Namun beberapa waktu lalu kelompok-kelompok Sunni yang punya hubungan dengan Al Qaida mengklaim seranga-serangan itu pada Hizbullah yang didukung Iran itu.
Hizbullah telah membantu Prrsiden Suriah, Bashar al-Assad, dalam memerangi pemberontakan yang meluas ke kota perbatasan Lebanon Arsal pada 2 Agustus yang memicu lima hari pertempuran antara tentara Lebanon dan milisi termasuk para angota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) yang kini berganti nama IS (Negara Islam). (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet