Suara.com - Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Sayyid Hassan Nasrallah mengatakan bahwa dunia Islam melewati masa berbahaya, dan tujuan utama serangan Israel adalah Palestina dan Masjid Al-Aqsa.
Berbicara pada upacara memperingati Hari Al Quds dan mengekspresikan solidaritas terhadap rakyat Gaza, Nasrallah mengatakan bahwa tujuan perang Gaza hari ini adalah untuk menaklukkan perlawanan.
Dia mengatakan, dunia Muslim kini dalam kondisi yang lebih buruk, tetapi korban pertama adalah Palestina.
"Dalam konteks ini, saya memperingatkan bahwa kehancuran kuil-kuil nabi dan tempat-tempat ibadah dapat membuka cara untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa yang suci oleh Zionis," kata Nasrallah.
Dia mengatakan, Suriah ada dan akan tetap menjadi inkubator perlawanan dan dinding tak tertembus dalam menghadapi rencana Zionis.
"Bahwa tahap yang kita lewati hari ini adalah yang paling berbahaya sejak pendudukan Palestina. Sebelumnya, kami berbicara tentang penghancuran negara dan rezim, tetapi hari ini mereka bekerja untuk menghancurkan rakyat (Palestina)"
"Ketika kita berbicara tentang konspirasi untuk melenyapkan Palestina, kita berbicara tentang satu plot Israel-AS-Barat yang didukung oleh beberapa rezim Arab," tandasnya.(Antara)
Berita Terkait
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
-
Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami
-
Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK