Suara.com - Universitas Gadjah Mada menyerahkan Buku Putih yang membahas sejumlah isu krusial dalam pembangunan nasional kepada Tim Transisi Jokowi - JK agar dapat bermanfaat bagi pemerintahan mendatang.
"Kami menganggap yang paling urgen adalah memberikan masukan kepada pemerintahan terbaru. Kebetulan presiden terpilih adalah lulusan UGM," kata Rektor UGM Prof Pratikno dalam pembukaan Kongres Maritim Indonesia bertajuk "Mengukuhkan Kembali Kedaulatan Maritim" di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (23/9/2014).
Menurut Pratikno, pembuatan Buku Putih itu karena UGM ingin menyumbangkan masukan kepada bangsa terhadap beberapa isu strategis. Pihak civitas akademika UGM, ujar dia, merasa punya potensi besar yang harus dikontribusikan untuk kemajuan bangsa dan negara.
"Kami tidak ingin semata-mata memberikan dokumen tetapi bukti bahwa kita juga melakukannya," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor UGM Prof Dwikorita Karnawati mengungkapkan bahwa Buku Putih bertajuk "Sapta Adicitta UGM" itu disusun oleh sebanyak 74 peneliti di kampus tersebut.
"Buku Putih Sapta Adicitta UGM yang terdiri atas tujuh buku putih merupakan sintesis pemikiran civitas akademika UGM yg berkaitan dengan simpul-simpul strategis pembangunan Indonesia," kata Dwikorita.
Buku Putih itu, ujar dia, untuk menyusun peta jalan pembangunan ekonomi nasional yang berbasis pengembangan iptek yang beretika, berbudaya, dan memperhatikan dampak lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil