Suara.com - Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan beberapa organisasi buruh lainnya memadati Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, untuk menuntut kesejahteraan.
"Puluhan ribu massa yang kami turunkan hari ini untuk berorasi dan menuntut beberapa hal demi kesejahteraan buruh nantinya," Kata Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Ia mengatakan, dalam unjukrasa itu, para buruh menuntut kenaikan upah minimal 30 persen, tolak kenaikan harga bahan bakar minyak, manfaat jaminan pensiun buruh 75 persen.
Lanjutnya, mereka juga menuntut penghapusan pekerja alih daya (outsourcing), jaminan kesehatan gratis seluruh rakyat, stop penambangan freeport dengan empat kali kejadian puluhan buruh meninggal.
"Aksi seperti ini juga serentak diikuti puluhan ribu di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara, Aceh, Batam dan daerah lainnya di seluruh Indonesia.
Dikatakannya, aksi buruh ini dilakukan Sejabodetabek, dan nantinya akan berorasi dari Bundaran HI ke Depan Istana Negara dan dilanjutkan aksi di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta.
Tidak cukup di situ saja, puluhan ribu bur uh aka berpencar untuj berorasi di depan Gedung DPR RI, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), dan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Para pengunjukrasa juga akan melakukan orasi di depan kantor pusat PT Freeport karena sebagian tuntutan para buruh juga menyinggung PT tersebut.
"Kami berharap pemerintah bisa mengabulkan tuntutan para buruh dan pemerintah diharapkan bisa berpihak kepada rakyatnya dan tidak memikirkan kepentingan lainnya," tuturnya.
Untuk diketahui massa pendemo yang terdiri dari para buruh Sejabodetabek itu dilakukan sekitar pukul 10.00 Wib dan pertama kali berkumpul dan memadati Bundaran Hotel Indonesia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa