Suara.com - Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Jumat (3/10/2014), meminta para koleganya di Parlemen berpikir ulang tentang pembatasan anggota masyarakat memakai jilbab dan burqa atau penutup wajah, menyusul penentangan warga atas langkah tersebut.
"Saya minta parlemen memikirkan ulang keputusan itu dan pemahaman saya adalah bahwa itu putusan sementara, bahwa itu akan ditinjau kembali dari segi keamanan dalam beberapa hari mendatang dan saya yakin bahwa masalah itu akan sepenuhnya diselesaikan sebelum parlemen bersidang kembali," kata Abbott kepada wartawan di Canberra.
Pembatasan itu, memaksa perempuan yang memakai penutup kepala hanya boleh melihat ruang parlemen dari ruang kaca.
Hal itu memicu kecaman kalau pemerintah mengobarkan ketegangan dengan masyarakat Muslim setelah serangkaian penangkapan terkait keamanan.
Abbott menggambarkan burqa sebagai perlawanan dan dia mengharapkan orang-orang tidak mengenakannya.
Pembatasan itu dikecam kelompok Muslim dan anggota oposisi parlemen, termasuk Andrew Wilkie dari independen, yang menyebutnya apartheid religius.
Pada pekan lalu, Senator Cory Bernardi, anggota Partai Liberal yang dipimpin Abbot meminta semua tamu parlemen dilarang mengenakan jubah burqa dari kepala hingga kaki dan penutup wajah lain dengan alasan keamanan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia