Suara.com - Seorang lelaki 17 tahun asal Mississippi, Amerika Serikat, terancam kurungan bui karena diduga memperkosa lelaki uzur 69 tahun.
Kakek, yang juga tidak diungkap identitasnya itu, diduga diperkosa saat tengah joging oleh tersangka.
Kejadian ini membuat keluarga tersangka syok. Mereka menganggap kejadian ini sebagai kesalahan fatal.
"Aku tahu dia tidak akan melakukannya. Ini bukan jenis anakku," kata ibu tersangka seperti dikutip dari timesfreepass.com, Minggu (5/10/2014).
"Dia anak yang baik. Dia suka musik dan menari. Bahkan dia bernyanyi dalam paduan suara gereja. Dia mengabdikan hidupnya pada Yesus. Ini penuh kejanggalan," ujar ibu tersangka.
Tersangka Dicap Sebagai Orang Dewasa
Pada bagian lain kasus ini muncul pula kesimpangsiuran hukum. Tersangka yang baru berusia 17 tahun dikabarkan akan diadili sebagai manusia dewasa oleh pengadilan setempat.
Permintaan tersebut dilakukan oleh Jaksa Agung Neal Pinkston, beberapa waktu lalu.
Bila pengadilan memuluskan permintaan Pinkston, tersangka terancam hidup lama di dalam bui, yakni antara 15-60 tahun.
Kontan hal ini menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, hukum Amerika Serikat menyatakan bahwa kategori manusia dewasa adalah 18 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional