Suara.com - Seorang lelaki asal Wisconsin, Amerika Serikat melakukan sebuah tindakan yang mungkin tidak akan pernah dilakukan oleh lelaki lain di dunia. Travis Husnik (33 tahun) nekad bercinta dengan Heather Basten (29 tahun) di bangku belakang mobil polisi.
Uniknya, mereka melakukan itu ketika mobil polisi itu tengah membawa mereka ke kantor polisi. Pada 3 Agustus lalu, seorang petugas polisi memberhentikan mobil yang dikemudikan Travis.
Travis diyakini membawa mobil dalam keadaan mabuk. Petugas itu kemudian meminta Travis dan Heather untuk masuk ke dalam mobil patrol polisi tersebut. Ketika dalam perjalanan itulah, Travis bercinta dengan pasangannya itu.
Tidak dijelaskan bagaimana Travis dan Heather bisa bercinta ketika mobil itu dalam perjalanan menuju kantor polisi. Kasus ini sudah berlanjut ke pengadilan.
Hakim Jay Conley mengatakan, tindakan yang dilakukan Travis dan Heather sama sekali tidak sopan dan tidak menghormati petugas polisi.
“Proses penangkapan seharusnya menjadi proses yang tidak menyenangkan, tetapi kalian justru melakukan hal yang tidak senonoh di mobil polisi,” kata Conley.
Keduaya didakwa telah melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan dihukum penjara selama 48 hari dan denda 500 dolar Amerika. Hakim Conley mengatakan, dia belum pernah mengalami situasi ini di sepanjang karirnya sebagai hakim di mana terdakwa dihukum karena bercinta di mobil polisi. (NYDailynews)
Tag
Berita Terkait
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
4 Zodiak Ini Membosankan Saat Bercinta, Cancer Malas Coba Posisi Baru
-
Habib Rizieq Menikah di Usia 58 Tahun, Survei: Usia Kepala Lima Paling Berani di Ranjang
-
Review Lagu 'Bercinta Lewat Kata' Donne Maula, Kisah Realita tentang Cinta
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia
-
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat