Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid mengatakan Koalisi Merah Putih akan meminta klarifikasi secara terbuka dari PPP atas sikap mereka bergabung ke paket pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Indonesia Hebat.
"Kami ingin mendengarkan klarifikasi politiknya. Kalau ingin ke Koalisi Indonesia Hebat silakan saja, tapi kalau mau kembali ke Koalisi Merah Putih tentunya akan dibahas oleh pimpinan-pimpinan Koalisi Merah Putih," kata Hidayat.
Hidayat mengatakan Koalisi Merah Putih ingin tahu kemauan sesungguhnya dari PPP.
"Kembali kepada PPP maunya gimana, dengan kemarin tidak bersama dengan Koalisi Merah Putih, apa sudah keluar dan ingin kembali lagi," kata Hidayat.
Menurut Hidayat, Koalisi Merah Putih tidak pernah meninggalkan PPP, apalagi sudah adanya kontrak politik permanen yang sudah ditandatangani Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.
"Kami nyatakan kami tidak pernah meninggalkan rekan-rekan PPP, (karena pernah) ada penandatanganan dari pak Suryadharma Ali, termasuk posisi PPP dalam pimpinan MPR kemarin. Kami ingin menjaga kesolidan ini," ujar dia.
Seperti diketahui, PPP memutuskan gabung dengan paket pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Indonesia Hebat. Mereka melakukan itu lantaran kecewa dengan Koalisi Merah Putih yang tidak menepati janji untuk memberi jatah kursi pimpinan MPR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?