Suara.com - Yudi Muhammad Ramdhan, karyawan PT KAI Commuter Jabodetabek (PT. KCJ) yang jadi perbincangan di media sosial, merasa kurang sreg jika disebut sebagai model. Menurut lelaki berbadan tegap yang jadi idola baru netizen kaum hawa itu, profesi sampingannya lebih cocok disebut talent iklan.
"Saya tidak bisa mengklaim diri saya model, tapi saya lebih suka dibilang talent," kata Ramdhan saat berbincang dengan Suara.com di Stasiun Kota, Jakarta Pusat, hari Rabu (8/10/2014).
Kepada wartawan, Ramdhan mengaku lebih menikmati pekerjaannya sebagai karyawan divisi Marketing di PT KCJ. Menurut Ramdhan, profesi talent iklan pasti akan tergerus oleh waktu. Tahun demi tahun, kehadiran talent pendatang baru yang memiliki kemampuan serupa, bahkan lebih, tidak bisa dibendung.
Bagi Ramdhan, profesinya sebagai tenaga marketing juga menjadi wadah untuk memanfaatkan talentanya sebagai entertainer.
"Tidak menutup kemungkinan bagi saya untuk menjadi bagian industri hiburan juga dengan bungkus yang berbeda. Saya masih bisa menghibur penumpang, ini merupakan bagian dari sampingan pekerjaan. Background dari modeling membawa saya secara pembawaan itu sudah mengajarkan kepada saya bagaimana berpenampilan untuk enak dilihat," tandas pria berbadan tegap tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan