Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan tengah menyiapkan anggotanya untuk melakukan aksi bunuh diri di Negara Barat. Caranya, anggota ISIS tersebut akan ditularkan virus Ebola sebelum melakukan aksinya itu.
Hal itu diungkapkan Kapten Al Shimkus, Profesor di National Security Affaird di US Naval War College. Kata dia, kelompok militan tersebut akan dengan mudah menularkan virus Ebola kepada anggotanya dan meminta mereka untuk menyebarkan virus itu ke negara-negara Barat.
Menurutnya, strategi itu termasuk teror biologi dengan teknologi rendah.
“Individu yang terkena Ebola akan menjadi pembawa virus itu. Dalam konteks aktivitas teror, tidak perlu hal yang kompleks untuk melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu menggunakan manusia sebagai pembawa teror biologi,” katanya.
Kata Shimkus, anggota ISIS yang sudah terinfeksi Ebola itu akan menyebarkan virus tersebut di sejumlah negara seperti Amerika Serikat. Meski demikian, Shmkus meyakini aksi teror biologi itu bisa diredam oleh negara-negara yang mempunyai sistem kesehatan yang mumpuni untuk mencegah penyebaran Ebola.
Virus Ebola bisa menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh penderita, termasuk pakaian atau tempat tidur yang sudah terkontaminasi. Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), 50 persen pasien yang terjangkit Ebola tidak bisa diselamatkan nyawanya.
Saat ini, jumlah korban tewas akibat Ebola sudah mencapai 3.900 jiwa. Apabila tidak ditemukan cara untuk melawan virus tersebut, angka kematian pasien yang terjangkit Ebola bisa mencapai 90 persen. Saat ini, WHO dikabarkan tengah menguji coba sejumlah vaksin untuk ‘membunuh’ virus itu. Ebola menyebar di tiga negara Afrika Barat yaitu Sierra Leone, Guinea dan Liberia. (News)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah