News / Internasional
Jum'at, 10 Oktober 2014 | 02:30 WIB
Salah satu rumah sakit yang merawat pasien Ebola di Afrika. (Reuters/Saliou Samb)

Suara.com - Seorang personel medis Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Liberia, yang ditanyakan positif terkena Ebola, tiba di kota Leipzig, Jerman, pada Kamis (9/10/2014), untuk menjalani perawatan di klinik setempat yang memiliki fasilitas khusus.

Petugas PBB itu merupakan pasien Ebola ketiga yang tiba di Jerman untuk menjalani pengobatan.

Personel medis yang tidak diungkapkan jati dirinya itu terkena Ebola di Liberia. Dia merupakan anggota kedua misi PBB yang terkena virus ganas tersebut. Personel pertama meninggal pada 25 September 2014 lalu.

"Orang tersebut akan dirawat di ruangan yang diisolasi dengan penjagaan keamanan yang ketat," kata Dr Iris Minde, kepala klinik St Georg Leipzig.

"Tidak ada bahaya penularan bagi pasien-pasien lainnya, keluarga, para pengunjung ataupun masyarakat,” tambahnya.

Rumah sakit tersebut menekankan bahwa dokter-dokter dan stafnya sangat siap dan telah mendapatkan pelatihan rutin tentang bagaimana bekerja dalam kamar isolasi yang berisi pasien-pasien penderita penyakit yang sangat menular.

Seorang perawat berkewarganegaraan Spanyol menjadi orang pertama yang terkena Ebola di luar Afrika.

Dia terkena virus itu ketika merawat seorang pendeta yang meninggal karena penyakit tersebut.

Menurut catatan badan kesehatan dunia WHO, Ebola yang merupakan wabah terburuk dunia, hingga 5 Oktober telah menewaskan 3.879 orang, sebagian besar di Liberia, Guinea dan Sierra Leone.

Seorang anggota staf WHO yang tiba di Jerman dari Sierra Leone untuk menjalani perawatan bulan lalu telah dipulangkan pada akhir pekan lalu. Perawatan yang dijalaninya di sebuah klinik di Hamburg itu mencapai keberhasilan. (Reuters)

Load More