Suara.com - Kepolisian Sektor Amban, Polres Manokwari, Papua Barat, masih menyelidiki identitas manusia bertopeng yang meresahkan masyarakat setempat.
"Manusia bertopeng itu telah membacok dua warga Amban Manokwari dengan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka yang cukup serius," kata Kapolsek Amban AKP Agustina Sineri di Manokwari, Senin, (13/10/2014).
Dia mengatakan bahwa akhir-akhir ini manusia bertopeng itu sudah tidak nampak dan sudah tidak mengganggu masyarakat, namun Kepolisian Sektor Amban tetap mengantisipasi aksinya dengan melakukan patroli secara rutin.
Selain patroli, katanya, Polsek Amban juga meningkatkan operasi intelijen guna mewaspadai aksi serta mengungkap identitas manusia bertopeng itu.
Ia menyampaikan bahwa hingga kini kepolisian belum mengetahui tujuan aksi yang dilakukan oleh manusia bertopeng tersebut, namun setiap kali beraksi sasaran pelaku adalah pasangan yang sedang berpacaran.
"Dua warga Amban yang menjadi korban aksi pelaku adalah pasangan kekasih yang sedang berpacaran tiba-tiba dibacok menggunakan senjata tajam,"katanya.
Kapolsek menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan dan mengimbau kepada masyarakat Amban agar terus waspada dan apabila ada informasi tentang aksi pelaku secepatnya lapor polisi. (Antara)
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros Sulsel, Keluarga Penumpang Masih Menunggu Kabar
-
Di Sidang Tipikor, Immanuel Ebenezer Bacakan Surat dari Anak: Ini yang Menguatkan Saya!
-
Saksi Sebut Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim seperti Segelas Kopi Hitam yang Sudah Diramu
-
Geger! Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Ratusan Juta Rupiah Disita
-
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable