Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri harta kekayaan tersangka kasus suap atas alih fungsi hutan di Provinsi Riau, Gubernur Riau Annas Maamun.
Selama lebih dari empat jam Annas diperiksa penyidik KPK dan diberondong dengan pertanyaan asal muasalan harta kekayaannya.
"Saya diperiksa (penyidik KPK) terkait harta kekayaan," ujar Annas singkat usai diperiksa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2014).
Berdasarkan laporan situs resmi KPK acch.kpk.go.id, diketahui dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Annas per Juni 2013 mencapai Rp12,4 miliar.
Harta kekayaan Annas tersebut meningkat setengah milliar Rupiah, jika dibandingkan dengan LHKPN 2011. Dimana pada LHKPN 2013 diketahui aset tak bergerak Annas Maamun berupa tanah dan bangunan dengan nilai Rp6,7 miliar. Harta Annas berupa benda bergerak Rp65 juta.
Aset tak bergerak Annas diturunkan ke dalam berbagai seperti surat berharga, giro dan setara kas lainnya. Juga aset tersebut bergerak Annas diantaranya dua kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis