Suara.com - Menteri Dalam Negeri Malaysia menjawab berita soal perempuan Malaysia yang bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk melakukan Jihad Al-Nikah. Menurut Datuk Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, sang menteri, berita itu hanya isu belaka.
Dr. Ahmad Zahid mengatakan, tidak ada perempuan Malaysia ikut Jihad Al-Nikah seperti yang dikabarkan banyak media. Memang, polisi anti-teror mendapati ada seorang perempuan dari 39 warga Malaysia yang ditangkap atas dugaan terlibat dengan ISIS. Namun, perempuan tersebut adalah istri dari salah seorang militan, bukan seperti yang dikabarkan.
Jihad Al-Nikah adalah konsep kontroversial yang mengacu pada aksi perempuan yang merelakan tubuhnya bagi pejuang ISIS. Namun, ternyata hal itu hanya rumor semata.
Sementara itu, Dr. Ahmad Zahid mengatakan akan menggunakan pasal khusus untuk menjerat 39 warga Malaysia yang ditangkap, jika mereka terbukti terlibat dalam aksi militan.
"Jika ada bukti cukup untuk menunjukkan keterlibatan mereka dengan aktivitas militan, Pemerintah akan menjerat mereka dengan undang-undang Pelanggaran Keamanan (Khusus) tahun 2012, Undang-undang Pencucian Uang dan Pendanaan Anti-Terorisme tahun 2001, Undang-undang Kemasyarakatan tahun 1996, serta Undang-undang Pidana," kata Dr. Ahmad. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid
-
BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit
-
Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar
-
Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG
-
Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis