Suara.com - Apa rasanya jika Anda mendapat pesan singkat (SMS) dari orang yang dicintai? Tentu senang sekali rasanya.
Namun, akan jadi lain ceritanya kalau SMS itu datang dari seseorang yang sudah meninggal dunia. Itulah yang dialami oleh sebuah keluarga di Inggris baru-baru ini. Mereka menerima SMS dari nenek yang sudah meninggal dunia dan dimakamkan bersama telepon genggamnya tiga tahun lalu.
Lesley Emerson, nama mendiang nenek yang meninggal di usia 59 tahun pada tahun 2011 silam. Lesley dimakamkan bersama benda-benda kesayangannya, termasuk telepon genggamnya.
Sheri, cucu Lesley, secara rutin mengirimi neneknya SMS. Mengirimi SMS menjadi cara bagi gadis 22 tahun itu untuk mengobati kerinduannya kepada mendiang nenek.
Namun, sebuah SMS yang diterima pada pekan lalu, membuatnya terkejut bukan kepalang. SMS yang datang dari nomor sang nenek itu berbunyi "Aku akan mengawasimu".
Kontan, Sheri syok. Ia benar-benar heran, bagaimana bisa sang nenek membalas SMS-nya.
"Saya merasa limbung ketika membacanya," kata Sheri kepada Shields Gazette.
"Saya syok dan tidak bisa berpikir apapun," lanjutnya.
Paman Sheri kemudian menelepon nomor pengirim SMS dan akhirnya mengetahui bahwa nomor itu kini sudah dipakai oleh seorang lelaki. Si lelaki mengaku, ia membalas SMS Sheri dengan kata-kata tersebut karena menyangka pesan-pesan yang selama ini dikirimkan kepadanya adalah ulah iseng dari rekan-rekannya.
O2, penyedia layanan telekomunikasi ternyata telah menjual kembali nomor tersebut dan dibeli oleh si lelaki. Baik O2 maupun si lelaki sudah meminta maaf kepada Sheri dan keluarganya. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!