- Tiga prajurit TNI gugur akibat serangan artileri saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon selatan pada akhir Maret.
- Jenazah tiga prajurit tiba di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Turkish Airlines pada Sabtu sore.
- Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengerahkan 90 personel gabungan untuk mengamankan prosesi penyambutan jenazah yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Suara.com - Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelang kepulangan tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta menyiagakan sedikitnya 90 personel gabungan untuk mengawal prosesi kedatangan jenazah para patriot bangsa tersebut pada Sabtu sore.
Tiga prajurit yang gugur akibat serangan artileri di Lebanon selatan tersebut adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon.
Kapolresta Bandara Soetta, Komisaris Besar Polisi Wisnu Wardana, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh rangkaian upacara penghormatan berjalan khidmat dan lancar.
"Dari Polresta Bandara mempersiapkan 90 personel gabungan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah TNI dari Libanon," ucap Wisnu Wardana di Tangerang, Sabtu.
Fokus Pengamanan Jalur dan Protokol VVIP
Personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Avsec, hingga satuan TNI akan dikonsentrasikan pada titik-titik krusial di jalur perlintasan rombongan. Pengamanan dimulai dari titik awal kedatangan, jalur lalu lintas menuju Terminal 3, hingga lokasi upacara penghormatan di Terminal VVIP.
Mengingat rencana kehadiran orang nomor satu di Indonesia, Wisnu menjelaskan koordinasi pengamanan tetap dilakukan di bawah kendali unsur militer.
"Kalau Pak Presiden hadir, yang menjadi leading sector pengamanan dari TNI. Jadi, kami hanya back up pengamanan di beberapa titik saja," jelasnya.
Baca Juga: UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir bagi Tiga Prajurit TNI yang Gugur
Hingga saat ini, Wisnu memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di area bandara tetap kondusif di tengah persiapan penyambutan jenazah.
Tiba Sore Ini dengan Pesawat Turkish Airlines
Berdasarkan manifes penerbangan, ketiga jenazah diterbangkan dari Istanbul, Turki, menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056. Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.35 WIB.
Setibanya di tanah air, sebuah upacara penyambutan sekaligus persemayaman akan digelar di Terminal 3 VVIP. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir secara langsung kepada para syuhada perdamaian tersebut.
Setelah upacara di Bandara Soetta selesai, jenazah akan dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum akhirnya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.
Gugur Saat Menjalankan Misi Mulia
Ketiga prajurit tersebut gugur saat menjalankan tugas suci di bawah bendera UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3). Posisi kontingen Indonesia terkena tembakan artileri yang mematikan.
Sebelum dipulangkan ke Indonesia, penghormatan terakhir telah diberikan oleh UNIFIL di Hanggar Lebanese Air Force Beirut pada Kamis (2/4). Upacara memorial tersebut dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, dan dihadiri oleh jajaran diplomatik serta perwakilan militer internasional sebagai bentuk pengakuan atas jasa besar mereka bagi perdamaian dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir bagi Tiga Prajurit TNI yang Gugur
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!