Suara.com - Pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai Presiden dan Wakil Presiden mendapatkan perhatian luas dari media massa Malaysia. Sejumlah media televisi setempat melakukan wawancara khusus dengan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono, membahas soal pelantikan tersebut.
Kepada media, Hermono pun optimis bahwa hubungan Indonesia-Malaysia bakal makin mesra di bawah kepemimpinan Jokowi-JK.
"Kehadiran PM Malaysia Dato Seri Najib Tun Abdul Razak dalam acara pelantikan Presiden dan Wapres di Jakarta, mengisyaratkan sinyal positif bagi penguatan hubungan bilateral RI dan Malaysia ke depan," kata Hermono.
Lebih lanjut dia kembali meyakini Malaysia-Indonesia akan semakin memperkuat komitmen untuk bersama-sama membangun hubungan persahabatan dan memainkan peranan konstruktif dalam membangun ASEAN yang merupakan pilar utama kebijakan luar negeri Indonesia.
Untuk itulah hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai sesama negara anggota ASEAN sangat penting, terlebih lagi tahun depan Malaysia akan menjadi Ketua ASEAN.
Hubungan RI-Malaysia selama ini diwarnai pasang-surut. Ada tiga tantangan utama yang selama ini menjadi pemicu pasang-surutnya hubungan kedua bangsa serumpun yaitu masalah perbatasan, TKI illegal dan penguatan people-to-people links.
Komitmen kedua pemimpin untuk menyelesaikan masalah tersebut akan semakin memperkuat hubungan kedua Negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan untuk kesejahteraan rakyat kedua bangsa .
Sejumlah Kepala Negara/Pemerintahan dan pejabat tinggi perwakilan negara sahabat turut hadir dalam pelantikanJoko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Senin.
Salah satu pemimpin negara yang hadir adalah Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Najib Tun Abdul Razak. (Antara)
Berita Terkait
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123