Suara.com - Kepala Polri Jenderal Sutarman mengungkapkan selama tahun 2014, jumlah anggota Polri bertambah 20.300 orang. Penambahan personil diikuti pula dengan fasilitas.
"Jadi ada penambahan 20.300 personil tahun 2014 diikuti dengan perumahan dan transportasi lainnya," kata Sutarman usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (22/10/2014).
Mengenai jumlah anggaran yang diajukan untuk memenuhi kebutuhan terkait penambahan personil, Sutarman mengaku belum tahu persis.
"Belum (tahu anggaran yang akan disetujui), beliau (Jokowi) masih memetakan apa yg diberikan oleh polri, mulai kesejahteraan, dan peralatan yang digunakan untuk kegiatan dalmas," kata Sutarman.
Soal anggaran, kata Sutarman, tergantung dari kemampuan negara untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Polri.
Terkait dengan kenaikan gaji pokok anggota Polri, kata Sutarman, itu juga tergantung dari pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
"Tergantung pendapatan Negara dan APBN. Itu semua kita tentunya pembantu presiden untuk bekerja keras, sehingga pendapatan negara meningkat, habis itu baru bisa meningkatkan kesejahteraan," kata Sutarman. [Bowo Raharjo]
Berita Terkait
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon