Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto melesat ke babak semifinal turnamen French Open Super Series 2014 setelah menundukkan pemain Denmark Hans-Kristian Vittinghus dalam babak perempat final.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre De Coubertin Paris, Prancis, Jumat (24/10/2014) waktu setempat, Tommy menang dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-18 atas Vittinghus.
"Pada poin-poin kritis game ketiga, saya berusaha tetap tenang dan menerapkan ritme permainan. Pelatih mengatakan saya banyak terburu-buru pada game ketiga, jadi skornya sempat ketat," kata Tommy di Paris seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Tommy mengakui emosinya sempat naik ketika lawan non-unggulan itu memprotes pertandingan kepada wasit. Tapi, Tommy berusaha tenang meski harus kehilangan game kedua.
"Vittinghus punya serangan yang bagus, dia lebih agresif dan selalu bisa menyerang saya lebih awal," katanya.
Namun, tampil dengan tenang dan konsisten, menurut Tommy, adalah strategi yang dipakainya sehingga meraih kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama 66 menit itu.
Pada babak semifinal yang akan diselenggarakan pada Sabtu waktu setempat, Tommy akan melawan tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen.
Pertemuan itu merupakan pertemuan kedua setelah pertemuan pada ajang All England Open Badminton Championships 2013 yang dimenangkan Tommy.
French Open Super Series 2014 merupakan kejuaraan dunia dengan total hadiah 275 ribu dolar AS yang diselenggarakan pada Selasa (21/10/2014) hingga Minggu (26/10/2014). (Antara)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara