Suara.com - Pimpinan DPR sementara versi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) Ida Fauziah mengungkapkan, para pimpinan sementara tidak melakukan konsultasi kepada Presiden Joko Widodo saat membuat paripurna tandingan.
"Kami tidak mendapatkan mandat itu, sementara kami akan melakukan rapat fraksi-fraksi untuk menentukan langkah ke depannya," kata Ida kepada wartawan di Komplek Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
DPR akan mengundang menteri-menteri Kabinet Kerja, untuk melakukan Rapat dengar pendapat pada minggu depan. Mereka juga akan mengundang semua fraksi, termasuk yang tergabung dengan Koalisi Merah Putih (KMP).
"Kami juga akan bekerja, hari Senin kita akan rapat konsultasi mengundang fraksi-fraksi," terang Ida.
Ida menambahkan, sebagai pimpinan sementara, pihaknya sudah menetapkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Setidaknya ada lima fraksi yang mengusulkan rapat konsultasi dengan fraksi-fraksi agar proses pemilihan pimpinan di AKD bisa mengedepankan musyawarah mufakat.
"Kami akan meminta kepada lima fraksi yang lain untuk bersama-sama dalam penentuan baik nama-nama di AKD maupun pimpinannya," tandasnya. (Nur Ichsan)
Tag
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang