Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan kedua tersangka pelecehan seksual kepada anak di Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman dan Ferdinant Tjiong akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.
"Besok hari Kamis (6/11/2014) pukul 08.00 WIB, akan dijemput pihak kejaksaan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, di Polda Metro Jaya, Rabu (5/11/2014).
Heru menambahkan, penyidik sudah berkoordinasi dengan Kejati DKI Jakarta untuk menyiapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selain itu pihaknya akan menghadirkan para saksi-saksi dari pihak korban maupun saksi ahli dengan perspektif kekerasan perempuan dan anak.
Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan berkas dua guru Jakarta International School (JIS), Neil Bentleman (NB) dan Ferdinand Tjiong (FT) dalam kasus perbuatan tindak asusila, dinyatakan lengkap atau P21.
"Sejak 28 Oktober 2014, berkasnya sudah dinyatakan lengkap," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Waluyo Rabu (29/10/2014) di Jakarta.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya menunggu pelimpahan tahap dua berkas dan kedua tersangka itu dari penyidik Polda Metro Jaya. Ia mengatakan keduanya akan dijerat dengan Pasal 80 dan Pasal 82 Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002.
Kedua tersangka diduga terlibat pelecehan dan kekerasan seksual terhadap salah satu murid TK JIS berinisial D dan AL. Tersangka NB menjabat Wakil Kepala Sekolah sedangkan FT, asisten guru SD.
Tag
Berita Terkait
-
Stasiun JIS Masuk Tahap Akhir, Siap Beroperasi Juni 2026
-
Usulan JIS Jadi Venue Konser BTS Ditolak, Pemprov Serahkan ke Promotor
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?