Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Hasan Husairi Lubis memastikan bahwa 39 anggota Fraksi PPP DPR tetap solid.
"Kondisi anggota DPR masih di bawah kendali Ketua Fraksi Pak Hasrul Azwar dan Ketua Umum Romahurmuziy. Faktanya, muktamar Surabaya yang diakui negara," kata Hasan kepada suara.com, Selasa (11/11/2014).
Hasan menekankan bahwa semua anggota Fraksi PPP tetap fokus bekerja untuk rakyat.
Terkait dengan dikabulkannya gugatan kubu Suryadharma Ali di PTUN dan PTUN memerintahkan kepada kubu Romahurmuziy untuk menunda pelaksanaan SK Menkumham RI Nomor M.HH 07.AH.11.01 Tahun 2014 tanggal 28/10/14 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP, kata Hasan, itu sifatnya hanya untuk memeriksa atau menunda, bukan membatalkan SK. Penundaan dilakukan selama proses pemeriksaan perkara berlangsung sampai dengan putusan dalam perkara memperoleh kekuatan hukum tetap.
Hasan menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi internal.
Berdasarkan keputusan Muktamar VIII di Surabaya, Jawa Timur, lalu, terjadi perubahan nomenklatur, dari Dewan Pimpinan Cabang menjadi Dewan Pimpinan Daerah, dari Pimpinan Anak Cabang menjadi Dewan Pimpinan Cabang, lalu Ranting menjadi Pimpinan Anak Cabang.
Seperti diketahui, internal PPP sedang bergejolak. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly telah mengesahkan kepengurusan PPP di bawah Romahurmuziy yang merupakan hasil Muktamar VIII PPP di Surabaya pada 15-18 Oktober 2014. Langkah Menkumham tersebut kemudian dianggap kubu Suryadharma Ali bermuatan politik, karena dilakukan ketika internal PPP masih bermasalah. Lalu, kubu Suryadharma menggugat ke PTUN.
Kemudian, Romahurmuziy menegaskan bahwa penetapan PTUN itu bukan merupakan suatu putusan. "Dan jauh dari apa yang disebut sebagai putusan final," kata Romahurmuziy. "Kesimpulannya, SK Menkumham soal Muktamar Surabaya tetap berlaku dan memiliki kekuatan hukum yang mengikat."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang