Suara.com - Penyidik Kejaksaan Agung menggeledah rumah kediaman tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan bus TransJakarta Udar Pristono di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
"Penggeledahan ini untuk mencari tambahan alat bukti dari TPPU dengan tersangka Udar Pristono," kata ketua tim penyidik Victor Antonius yang memimpin penggeledahan di Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014).
Menurut dia, alat bukti yang disita Kejaksaan Agung sudah banyak namun masih diperlukan sejumlah bukti lain yang menguatkan.
"Kita cari seperti rekening bank dari yang bersangkutan," katanya.
Tim penyidik yang beranggotakan delapan personel tersebut tiba di kediaman Udar Pristono di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pukul 15.30.
Penyidik pun kesulitan untuk masuk ke rumah Udar karena pintu rumah tertutup rapat dan hanya tampak ada seorang penjaga rumah yang tidak mau membukakan pintu.
Baru sekitar pukul 17.30 tim penyidik yang juga dikawal pihak kepolisian dan perangkat kelurahan setempat baru berhasil masuk ke rumah dengan memanjat pagar dan segera melakukan penggeledahan.
Selain menggeledah kediaman Udar di Duren Tiga, penyidik juga akan melakukan pencarian alat bukti di sebuah bangunan yang beralamat di Jalan Wijaya Nomor 14 Melawai, Kebayoran Baru. Jakarta Selatan.
Dalam penggeledahan tersebut kejaksaan juga menyita dua apartemen di Jalan Casablanca Raya atas nama tersangka dan Lieke Amalia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel