Suara.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Bambang Musyawardana, mengatakan akan ada pertemuan antara pihaknya dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pekan depan. Agendanya, antara lain untuk membahas dampak musim penghujan sekaligus penanganannya.
"Kami akan ada rapat hari Senin atau Selasa dengan BMKG. Jadi saya masih bisa belum menganalisa (akan terjadi banjir atau tidak). Saya kalau tidak ada informasi dari BMKG (belum berani memastikan)," kata Bambang kepada suara.com, Kamis (13/11/2014).
Bambang yakin di musim penghujan kali ini, pemerintah Jakarta jauh lebih siap menangani dampak dari musim penghujan dibanding musim-musim sebelumnya. Kalaupun nanti ada genangan air, katanya, akan cepat surut karena sebagian besar saluran air sudah mulai diperbaiki.
"Persiapan untuk di provinsi mayoritas sudah siap semua dari segi mitigasi struktural, dalam arti pembangunan fisik belum selesai masih dalam proses," ujar dia. "Tapi pembangunan fisik, seperti normalisasi kali, mikro makro, normalisasi waduk, pompa itu kan dalam proses semua. Kalau kali sama waduk kan multi years jadi belum bisa tuntas tahun ini, akan dilanjutkan terus. Pompa-pompa sudah 80 persen, pembuatan sodetan akan selesai tahun 2015."
Selain perbaikan saluran air, kata Bambang, pemerintah juga membangun banyak daerah resapan air.
"Sudah ada 3.620 sumur resapan," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi