Suara.com - Hujan yang turun di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan permukaan air di Bendung Katulampa meningkat mencapai 170 cm, atau siaga dua banjir.
Ketinggian air meningkat mulai pukul 21.00 WIB, saat hujan deras terus mengguyur kawasan puncak sejak Sabtu (19/7/2014) malam.
Petugas di Bendung Katulampa juga telah menginformasikan ketinggian permukaan air dan meminta masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Ciliwung untuk waspada.
"Air baru naik pukul 21.00 WIB dari 160 cm langsung ke 170 cm. Kami berlakukan siaga dua banjir," kata Andi Sudirman, Pelaksana Harian Bendung Katulampa.
Andi mengatakan, hingga saat ini kawasan Puncak masih diwarnai hujan gerimis.
Andi memperkirakan tidak terjadi penambahan ketinggian air karena hujan di Puncak sudah gerimis.
Sementara itu, penambahan air Sungai Ciliwung akan tiba di Jakarta setelah 12 jam.
"Kemungkinan air masuk Jakarta pagi hari," ujar Andi.
Di tempat terpisah Petugas UPTD Pemadam Kebakaran Kota Bogor bersiaga di Jembata Warung Jambu untuk mewaspadai kenaikan air di permukiman warga.
"Kami memantau kondisi jembatan memastikan air tidak menyebabkan banjir di perumahan warga," ujar Djaya, petugas UPTD Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bogor. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan