Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengeluarkan uang sebanyak Rp50 juta untuk menonton film "Sebelum Pagi Terulang Kembali" bersama para pejabat DKI di XXI Epicentrum, Kamis (20/11/2014). Dana tersebut, kata Ahok, merupakan uang operasional yang dapat digunakan kapan saja.
Pejabat DKI yang hadir di antaranya, Kepala BPKD Heru Budi Hartono, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH-KLN) Muhammad Mawardi, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI Mara Oloan Siregar, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Ratiyono, dan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi.
"Sekali bayar mungkin Rp50 juta-an (untuk sekali nonton). Gak ada arti duit segitu lah," ucap Ahok.
"Yang penting orang hati nuraninya yang sama, salah satu hati nurani, mau ras apa, etnis apa, bangsa Indonesia sangat rohani itu, kecuali gengsi, udah kepalang tanggung," lanjutnya.
Lebih lanjut Ahok menerangkan bahwa keinginannya mengajak para pejabat DKI menonton bareng lantaran ada keseriusan KPK untuk menyikat oknum-oknum pejabat yang terlibat korupsi.
"Kita mau kasih unjuk film ini, karena KPK sangat serius, jadi kita betul-betul dorong film ini sangat preventif, dan KPK serius melakukan tindakan," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim