Suara.com - Jajaran Polda Kalimantan Tengah menangkap Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Mahmud IIP Syafrudin terkait kasus suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat, Rabu (26/11/2014) malam.
Polda Kalteng juga menangkap Anggota DPRD Kabupaten Kapuas lainnya, yakni Ronny dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Timotius Mahar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Epok Baharudin dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Selain itu, turut ditangkap Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Kapuas Imanuah, Kabag Keuangan Pemerintah Kabupaten Kapuas Suhartini, dan supir Ketua DPRD Kapuas Hartoyo.
Berdasarkan informasi, penangkapan Ketua dan Anggota DPRD Kapuas bersama Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas PU serta Pemerintah Kabupaten tersebut, merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan yang dilakukan petugas Tindak Pidana Korupsi Polda Kalteng di rumah Jalan Tambung Bungai Kuala Kapuas, Selasa (25/11) kemarin.
"Penyidik masih terus melakukan pengembangan penyelidikan dalam kasus operasi tangkap tangan itu. Kita tunggu saja hasil penyelidikan yang masih dilakukan," kata Kapolda Kalteng Brigjen Pol Bambang Hermanu.
Kapolda Kalteng tidak menjelaskan operasi tangkap tangan tersebut terkait kasus apa dan hanya menyebutkan. Pihak polisi akan melakukan jumpa pers Kamis (27/11) pagi.
Jajaran Polda Kalteng berhasil mengamankan uang yang diperkirakan ratusan juta rupiah, dua mobil mewah jenis Toyota Fortuner hitam bernomor polisi KH 2 BU, dan Toyota Hilux Silver bernopol KH 8203 BW.(Antara)
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau