Seekor cacing parasit ditemukan di dalam otak seorang bocah berusia 11 tahun. Keberadaan cacing itu terdeteksi setelah bocah asal Shanghai, Cina itu mengeluhkan rasa sakit di kepalanya.
Si bocah pun dibawa ke Rumah Sakit Xinhua, Shanghai. Setelah melakukan pemindaian dengan sinar-X, dokter bedah menemukan tamu tak diundang hidup dan berseliweran di dalam otak si bocah. Para dokter bedah pun segera melakukan operasi pembedahan.
Lansiran Mirror, ayah si bocah, Liang Chao, (42) mengatakan bahwa puntranya, Liao sering jajan di pinggir jalan dan jarang makan makanan hasil masakan rumah. Sang ayah menduga, ada salah satu makanan yang terkontaminasi bibit parasit tersebut.
"Saya tidak tahu mengapa ia makan makanan yang menjijikan, ia pernah bercerita pada saya bahwa ia memakan ular panggang dan sebagainya," kata sang ayah.
"Dan saya ragu, makanan yang mereka jual belum tentu benar seperti yang mereka katakan pada anak saya," lanjut sang ayah.
"Dia baru 11 tahun, dia tidak akan tahu bedanya," katanya lagi.
Tim dokter mengatakan, cacing yang ditemukan dalam otak Liao adalah sparganosis. Parasit itu bisa dibawa oleh daging katak, ular, atau mamalia kecil yang terinfeksi dan tidak dimasak hingga benar-benar matang.
Parasit tersebut masuk ke dalam saluran pencernaan tubuh dan terkadang masuk ke mata, meski acapkali menyerang otak. Akibatnya bisa beragam, dari kerusakan orak hingga kematian.
Biasanya parasit tersebut hanya menjangkiti anjing dan kucing. Namun tak menutup kemungkinan manusia bisa pula dimasuki mahluk tak diundang itu. (Mirror)
Tag
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia