News / Nasional
Senin, 01 Desember 2014 | 00:11 WIB
Aburizal Bakrie membuka Munas IX di Nusa Dua, Bali (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Kepolisian Daerah Bali akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku keributan saat pembukaan Musyawarah Nasional IX Partai Golongan Karya di Nusa Dua, Bali, Minggu (30/11/2014) malam.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara hukum kepada kedua orang tersebut," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Albertus Julius Benny Mokalu, di Nusa Dua.

Menurut dia, akan dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum. "Kalau memang mengganggu keamanan akan kami tahan dan proses," ujarnya.

Namun, ia mengemukakan sampai saat ini belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Seusai terjadi perselisihan itu, Polda Bali melakukan pemantauan langsung di hotel tempat penyelenggaraan munas tersebut.

Dia menepis kalau pemantauan itu dilakukan pascaperselisihan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut dan tetap tidak ikut campur terhadap pengamanan di dalam pelaksanaan Munas Golkar.

"Kami hanya mengamankan di ring luar, kalau di dalam itu internal partai," ujarnya.

Menurut dia, jika nantinya ada keributan dan mengancam keamanan tempat wisata itu, maka polisi secara sigap akan terjun mengamankan.

Sebelumnya dua kader Partai Golkar asal Papua terlibat adu jotos sehingga menimbulkan korban luka parah di bagian kepala. (Antara)

Tag

Load More