Suara.com - Presiden Joko Widodo memastikan bantuan untuk korban longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tidak ada masalah. Jokowi mengatakan yang terpenting untuk saat ini adalah kecepatan dalam mengevakuasi korban.
"Saat ini, petugas sudah di lapangan. Dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial sudah di sana," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sesaat sebelum terbang ke Banjarnegara, Minggu (14/12/2014) pagi.
Pagi ini, Jokowi dan rombongan terbatas akan meninjau lokasi longsor untuk memastikan petugas bisa menangani korban longsor dengan cepat.
Jokowi mengaku belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh terkait bencana alam tersebut karena belum melihat keadaan di lapangan.
"Saya belum ngerti karena belum sampai di lokasi," katanya.
Pesawat yang ditumpangi Kepala Negara dan rombongan akan mendarat di Lapangan Udara Cilacap. Lalu, mereka akan menggunakan helikopter untuk mencapai Desa Sampang yang lokasinya di perbukitan.
Setelah meninjau lokasi longsor, Jokowi akan kembali ke Jakarta pukul 14.00 WIB.
Longsor di Desa Sampang pada Jumat (12/12/2014) petang telah merenggut sedikitnya 20 nyawa, puluhan warga diduga belum ditemukan, dan sekitar 577 warga mengungsi.
Saat ini, proses pencarian korban masih berlangsung.
Berita Terkait
-
Evakuasi Korban Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara
-
Banjarnegara Dilanda Longsor Besar: 48 Rumah Hancur, Pencarian Korban Terus Dikebut
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!