Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor PT Putra Ali Santosa yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Sanudik, Tapanuli Tengah, Rabu (17/12/2014). Menurut keterangan Juru Bicara KPK, Johan Budi penggeledahan di perusahaan yang pemiliknya atas nama Adeli ini dilakukan menyusul adanya dugaan jejak transaksi antara pemilik perusahaan tersebut dengan tersangka kasus sengketa pilkada, Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang.
"Tadi siang sekitar pukul 11.00 WIB penyidik KPK melakukan penggeledahan di PT Putra Alisantosa, Tapanuli. Diduga ada jejak transaksi antara tersangka dengan pemilik perusahaan tersebut," kata Johan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, KPK sudah menetapkan Bonaran sebagai tersangka atas dugaan menyuap mantan Ketua MK Akil Mochtar guna memenangkan sengketa pilkada Tapanuli Tengah di MK. Ia disangka melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, terkait penanganan perkara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tapteng di MK tahun 2011 lalu.
Bonaran menilai, penetapan dirinya sebagai tersangka berbau dendam dan tidak terlepas dari muatan politis yang dilakukan oleh kelompok kepentingan tertentu. Bonaran menuturkan, dalam sengketa pilkada yang diajukan lawan politiknya ke MK, kala itu yang menangani perkara bukan Akil Mochtar sebagai hakim panelis. Hakim panel yang menyidangkan sengketa bernama Achmad Sodiki, Ahmad Fadlil Sumadi, Maria Farida Indrati, Moch. Alim dan Harjono.
Oleh karena itu, Bonaran mengatakan, kasus yang dialaminya tidak ada hubungannya dengan Akil Mochtar. Terlebih, saat pilkada tersebut, ia bersama pasangan calon wakil bupati Syukran Tandjung sudah menang 62 persen dari lawannya Dina Riana Samosir-Hikmal Batubara.
"Saya sudah menang 62 persen. Jadi Bagaimana saya dikatakan menyuap," protes Bonaran.
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah