Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar produk Munas di Jakarta, Agung Laksono, berharap para juru runding islah tidak mengeluarkan pernyataan apapun ke publik sebelum semua persoalan selesai.
"Saya harap juru runding tidak mengeluarkan statement dulu, terutama terhadap isu yang belum sepakat," kata Agung di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Agung mengatakan menjaga kerahasiaan selama proses perundingan penting agar tidak menimbulkan opini publik.
"Memang hak setiap orang, boleh bicara, tapi demi kelancaran, kita tunggu prosesnya, sehingga butir-butir materi pembahasan, hal-hal yang masih proses jangan dikomentari oleh juru rundingnya sendiri," ujarnya.
Seperti diketahui, sepuluh orang yang merupakan perwakilan dari kelompok Aburizal Bakrie dan kelompok Agung Laksono bertemu di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, kemarin petang.
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan, di antaranya untuk menempuh islah, tidak memperuncing masalah hingga ke tingkat daerah, dan perihal pilkada langsung. Namun, masih ada sejumlah perdebatan, terutama tentang posisi Golkar di pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123